BANJARNEGARA,NETRALNEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjarnegara resmi menetapkan Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2025 melalui rapat pleno terbuka di kantor KPU setempat, Kamis, 2 Oktober 2025. Rapat pleno ini juga disiarkan secara langsung melalui akun YouTube resmi KPU Kabupaten Banjarnegara. Berdasarkan hasil rekapitulasi, jumlah pemilih berkelanjutan yang ditetapkan mencapai 811.898 orang, dengan rincian 411.206 laki-laki dan 400.692 perempuan yang tersebar di 278 desa/kelurahan di seluruh Banjarnegara. Rapat pleno dipimpin oleh Ketua KPU Banjarnegara, M Syarif SW, dan didampingi seluruh anggota KPU, yakni Akromul Mahzun, Bambang Puji Prasetya, Castro Suwito, dan M Kholil Sa’roni. Hadir pula perwakilan partai politik, Forkompimda, serta relawan peduli pemilu dari Perisai Demokrasi Bangsa. Ketua KPU Banjarnegara, M Syarif SW, menegaskan bahwa PDPB merupakan upaya berkelanjutan untuk memelihara dan memperbarui data pemilih, meskipun saat ini tidak sedang berlangsung tahapan Pemilu atau Pilkada. “Sasarannya adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang pindah domisili, pemilih baru yang genap berusia 17 tahun, atau sudah kawin dengan dokumen resmi sebagai data pendukung,” ujarnya. PDPB bertujuan untuk memperbaharui Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu atau Pilkada terakhir secara berkelanjutan. Data ini juga menjadi dasar penyusunan DPT pada Pemilu atau Pilkada berikutnya, sekaligus menyediakan informasi pemilih secara nasional yang komprehensif, akurat, dan mutakhir. Selain itu, KPU Banjarnegara juga melakukan pencocokan dan penelitian (coktas) terbatas untuk memverifikasi data pemilih secara langsung di desa dan kelurahan. Seluruh kegiatan ini diawasi ketat oleh Bawaslu Banjarnegara. Anggota Bawaslu Banjarnegara, Tolkhah Mansur, memberikan apresiasi terhadap langkah KPU Banjarnegara dalam melakukan PDPB, termasuk coktas langsung ke rumah warga. Ia menekankan bahwa saran perbaikan yang diberikan Bawaslu telah diterima dan ditindaklanjuti oleh KPU. Langkah-langkah ini menjadi bukti komitmen KPU Banjarnegara dalam menjaga kualitas dan akurasi data pemilih, sekaligus memastikan setiap warga yang memenuhi syarat memiliki hak suara pada Pemilu maupun Pilkada mendatang.