BANJARNEGARA, NETRALNEWS.COM— Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja menjalin kerja sama dengan SLB Negeri Mandiraja dalam pelayanan keagamaan dan pembinaan wali murid. Kerja sama tersebut mengacu pada Nota Kesepahaman tentang Pelayanan Keagamaan dan Pembinaan Wali Murid melalui Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja. Melalui kerja sama itu, Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja akan diarahkan untuk memberikan pendampingan keagamaan, bimbingan keluarga, konsultasi keagamaan serta pembinaan kepada orang tua atau wali murid sesuai kebutuhan. Kepala KUA Mandiraja, H. Musobihin, mengatakan kerja sama tersebut merupakan upaya memperluas akses pelayanan keagamaan kepada masyarakat. “Pelayanan keagamaan tidak boleh hanya hadir di kantor. Kita ingin penyuluh hadir lebih dekat dengan masyarakat, termasuk keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Semoga kerja sama ini menjadi ruang untuk saling menguatkan antara sekolah, orang tua, penyuluh dan KUA,” ungkapnya. Kepala SLB Negeri Mandiraja, Ruslan Abdul Ghoni, S.Pd., menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam mendampingi peserta didik berkebutuhan khusus, termasuk dalam tumbuh kembang dan pembentukan karakter. “Kami menyambut baik kerja sama dengan KUA Mandiraja. Anak-anak berkebutuhan khusus tidak hanya membutuhkan pendidikan di sekolah, tetapi juga dukungan dan pendampingan dari keluarga. Kehadiran penyuluh agama diharapkan dapat memberikan penguatan bagi orang tua dalam mendampingi anak-anak di rumah,” tuturnya. Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja, Hendriyanto, mengatakan pelayanan akan dilakukan dengan pendekatan yang sederhana, dekat dan disesuaikan dengan kebutuhan wali murid. “Kami tidak ingin kehadiran penyuluh hanya sebatas memberikan ceramah. Yang lebih penting adalah mendengar, mendampingi dan mencari solusi bersama. Orang tua wali murid juga membutuhkan ruang untuk bertanya dan mendapatkan penguatan, terutama dalam menghadapi dinamika mendampingi anak berkebutuhan khusus,” jelas Hendriyanto. Menurut Hendriyanto, komunikasi yang ramah dan kekeluargaan akan menjadi bagian dari pendekatan dalam memberikan layanan kepada keluarga. Kerja sama KUA Mandiraja dan SLB Negeri Mandiraja diharapkan dapat memperkuat pelayanan keagamaan yang inklusif sekaligus memperluas peran penyuluh agama sebagai mitra masyarakat dalam bidang keagamaan, keluarga dan sosial. Pendampingan tersebut juga menjadi upaya menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan keluarga, termasuk keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus.