BANJARNEGARA, NETRALNEWS.COM - Pernyataan keras Annette dalam sebuah unggahan video di Instagram pribadinya kembali menjadi sorotan publik, dimana dirinya melakukan kritik keras terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam unggahannya, dirinya menyindir pembagian peran dalam program tersebut dengan kalimat yang menohok. "Ide bisa datang dari Prabowo, pelaksanaannya berada di bawah BGN dan SPPG, sementara pertanyaan tentang siapa yang menikmati manfaat politik dan ekonomi ikut dilempar ke ruang publik," tulisnya. Publik juga menyoroti sindiran Annete terkait posisi guru. Ditengah program yang meliputi makanan dan keselamatan anak-anak, guru justru disebut-olah harus ikut mengawasi, mencium, dan memeriksa ompreng makanan. Kritik tersebut sekaligus menyimpulkan apakah beban pengawasan keamanan pangan seharusnya dibebankan kepada guru yang tugas utamanya mendidik siswa. Annete juga mengatakan ujung persoalannya dianggap sederhana. "ketika program sebesar MBG menggunakan anggaran negara dan menyasar jutaan anak, maka transparansi, pengawasan, keamanan pangan, serta pembagian tanggung jawab harus jelas," ungkapnya. Dirinya seolah menyindir MBG, dimana Annete juga menyatakan Pemerintah jangan haus akan pujian yang menganggap bahwa salah satu program Prabowo tersebut berhasil. "Banyak pihak tampil di depan, tetapi ketika muncul masalah, guru justru berada di garis paling depan untuk menanggung risikonya," sindirnya. Selama ini Annete dikenal sebagai salah satu tokoh yang sangat vokal menyuarakan pembubaran MBG, karena dirinya menganggap selain menguras anggaran juga sudah banyak memakan korban keracunan.