PURBALINGGA, NETRALNEWS.COM — Pos Baca Amanah Desa Panican, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, meluncurkan Motor Literasi sebagai layanan perpustakaan keliling untuk mendekatkan akses buku kepada masyarakat. Peluncuran berlangsung di Gedung KPRI Wanteg, Desa Panican, Selasa (29/9/2026). Motor Literasi diluncurkan secara resmi oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Purbalingga, Endi Astono, setelah pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kreativitas Mengelola Kegiatan Literasi yang diinisiasi Pos Baca Amanah. Endi mengapresiasi hadirnya layanan perpustakaan keliling tersebut. Menurutnya, Motor Literasi diharapkan dapat menjadi penggerak kegiatan literasi di Kabupaten Purbalingga. "Sesuai dengan namanya, Motor Literasi, kita berharap Pos Baca Amanah dapat menjadi mesin penggerak gerakan literasi di Kabupaten Purbalingga. Melalui gerakan literasi ini, kita wujudkan masyarakat Purbalingga yang lebih sejahtera," ujar Endi. Ketua Pos Baca Amanah Desa Panican, Parimin, mengatakan Motor Literasi dibuat untuk mendekatkan buku kepada masyarakat hingga pelosok desa. Layanan tersebut diharapkan dapat mengurangi kendala jarak bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bahan bacaan. "Motor literasi ini kami hadirkan sebagai layanan perpustakaan keliling. Harapannya, kami bisa mendekatkan buku secara langsung kepada masyarakat, sehingga tidak ada lagi hambatan jarak untuk membaca," kata Parimin. Parimin menyebut konsep Motor Literasi terinspirasi dari Gerobak Literasi yang dikembangkan Rumah Baca Purnama Banjarnegara. Dalam peluncuran tersebut, turut hadir Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Provinsi Jawa Tengah Heru Kurniawan serta Founder Rumah Baca Purnama sekaligus Ketua Forum TBM Kabupaten Banjarnegara, Indra Hari Purnama. Kegiatan juga dihadiri perwakilan Bidang Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga dan peserta bimtek. Hadirnya Motor Literasi menjadi bagian dari upaya Pos Baca Amanah memperluas jangkauan layanan membaca. Selain itu, kegiatan tersebut mempertemukan pegiat literasi dari Purbalingga dan Banjarnegara dalam ruang berbagi pengalaman dan inovasi. Kolaborasi antarwilayah tersebut diharapkan semakin memperkuat gerakan literasi serta membudayakan kegemaran membaca di tengah masyarakat.