BARRU, NETRALNEWS.COM – Personel Polsek Pujananting memantau distribusi LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi di Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Kamis, 1 Oktober 2026. Pemantauan dilakukan di pangkalan dan agen LPG yang berada di wilayah hukum Polsek Pujananting. Kegiatan itu dilakukan menyusul keluhan masyarakat mengenai kelangkaan dan sulitnya memperoleh LPG 3 kg, kata Kapolsek Pujananting, IPTU Sahabuddin, kepada NetralNews.com, Kamis, 1 Oktober 2026 Menurut Sahabuddin, personel mendatangi pangkalan LPG untuk memeriksa ketersediaan dan kelancaran distribusi. Pengawasan tersebut juga ditujukan untuk memastikan LPG bersubsidi dapat diterima masyarakat, lanjutnya. Salah satu pangkalan yang dipantau adalah Pangkalan Hasma di Lingkungan Padang Lampe. Pangkalan itu mendapat pasokan 50 tabung LPG 3 kg setiap pekan, tuturnya. Hasil pemantauan menunjukkan tidak ditemukan kendala dalam suplai dan penyaluran LPG di pangkalan tersebut. Polisi juga memastikan stok tersedia untuk mendukung penjualan kepada masyarakat, sambungnya. Personel Polsek Pujananting kemudian mengimbau pengelola pangkalan agar mengutamakan penjualan kepada masyarakat di sekitar wilayah pangkalan, jelasnya. Pangkalan juga diminta tidak menjual LPG 3 kg secara berlebihan kepada pengecer. Langkah itu dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok dan memastikan penyaluran tepat sasaran, ungkapnya. Selain memantau stok, polisi melakukan pengawasan terhadap penyaluran LPG bersubsidi. Pengawasan tersebut untuk mencegah dugaan penyelewengan, penimbunan, dan bentuk penyalahgunaan lainnya, imbuh dia. Polisi juga memastikan harga jual LPG 3 kg pada tingkat pangkalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah, ucapnya. Sahabuddin mengatakan pengawasan dilakukan sebagai upaya menjaga distribusi LPG bersubsidi tetap berjalan sesuai ketentuan. Masyarakat juga diharapkan dapat memperoleh LPG 3 kg tanpa mengalami kesulitan, paparnya. Pemantauan akan terus dilakukan terhadap pangkalan dan distribusi LPG 3 kg di wilayah hukum Polsek Pujananting, tandasnya. “Pengawasan dilakukan untuk memastikan LPG 3 kg disalurkan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” tutupnya.