JAKARTA, NETRALNEWS.COM —Cuaca di wilayah Jakarta pada Minggu, 7 Desember 2025 diperkirakan mengalami kombinasi kondisi berawan, cerah berawan, hingga hujan petir pada periode sore. Pola ini umum terjadi pada awal musim hujan, ketika pembentukan awan konvektif meningkat pada siang dan sore hari. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta tetap waspada dan memperhatikan perkembangan kondisi cuaca terkini. Kondisi Cuaca Jakarta dari Pagi hingga Siang Berdasarkan prakiraan cuaca harian, Jakarta diprediksi berada dalam kondisi berawan hingga cerah berawan sejak pagi. Suhu udara berkisar antara 28–31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi. Kondisi ini membuat udara terasa hangat dan lembap, terutama pada area padat penduduk seperti Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Meski tampak cerah berawan pada pagi hari, pembentukan awan hujan biasanya mulai meningkat menjelang siang. Pola ini lazim terjadi pada bulan Desember, yang secara klimatologi merupakan salah satu bulan dengan curah hujan tinggi. Potensi Hujan Petir pada Sore Hari Memasuki sore, Jakarta diperkirakan mengalami hujan disertai petir, terutama di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan sebagian Jakarta Barat. Kegiatan konveksi di atmosfer yang meningkat pada siang hari kerap memicu pertumbuhan awan cumulonimbus, penyebab hujan intens dengan kilat dan petir. Warga yang harus keluar rumah pada periode sore disarankan: membawa payung atau jas hujan, memperhatikan kondisi jalan karena risiko licin dan genangan, menghindari berteduh di bawah pohon besar ketika terjadi petir, menghindari perjalanan pada rute rawan banjir singkat. Cuaca Jakarta pada Malam Hari Pada malam hari, cuaca diprediksi kembali berawan, dengan suhu berkisar 26–28 derajat Celsius. Meskipun aktivitas hujan menurun, kondisi atmosfer tetap lembap sehingga potensi hujan ringan tidak sepenuhnya hilang. Warga yang berencana keluar pada malam hari diimbau tetap memperhatikan kondisi lalu lintas dan memperbarui informasi cuaca dari kanal resmi, terutama jika hujan deras sore hari menyebabkan genangan atau macet di beberapa titik. Musim Hujan dan Tingkat Kewaspadaan di Jakarta Desember termasuk periode puncak musim hujan di wilayah Jabodetabek. Tingginya curah hujan, ditambah kondisi angin baratan, membuat hujan petir lebih sering terjadi pada sore dan malam hari. Selain itu, beberapa kawasan dengan drainase minim dapat mengalami genangan jika hujan turun dengan intensitas tinggi. Karena itu, warga Jakarta disarankan: mengecek prakiraan cuaca harian sebelum beraktivitas, mengamankan barang di luar rumah ketika ada potensi hujan lebat, berhati-hati terhadap pohon rawan tumbang saat angin kencang, memperhatikan informasi resmi dari BMKG atau pemerintah daerah.