KARANGANYAR, NETRALNEWS.COM — Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong, Satlantas Polres Karanganyar menggelar razia berskala besar di wilayah Kecamatan Kebakkramat, Sabtu (3/10/2026) sore. Sebanyak 127 sepeda motor berhasil dijaring petugas dalam operasi penertiban tersebut. Penindakan yang dimulai pukul 16.30 WIB itu melibatkan 39 personel gabungan dari Satlantas Polres Karanganyar dan Polsek Kebakkramat. Petugas menyisir sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan arena balap liar, salah satunya di flyover jalan tol arah Salatiga–Kertosono, kawasan Kebakkramat. Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Razes Pernando Manurung menegaskan, tindakan tegas tersebut dilakukan untuk merespons keresahan warga sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Karanganyar. “Kami menindaklanjuti laporan dan keluhan masyarakat dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis. Tujuannya bukan semata-mata penindakan, tetapi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” ujar AKP Razes. Berdasarkan hasil penertiban di lapangan, polisi menyita 77 unit sepeda motor dan menahan 22 STNK untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, 28 pengendara lainnya diberikan sanksi teguran serta pembinaan langsung di tempat. Seluruh barang bukti kendaraan dan dokumen tersebut selanjutnya dibawa ke Satpas SIM Polres Karanganyar. Operasi penertiban ini mendapat dukungan dari warga sekitar dan pengusaha truk lokal yang secara sukarela membantu mengangkut sepeda motor yang terjaring razia. Sebelum diterjunkan ke lokasi, penertiban dipimpin oleh KBO Lantas Polres Karanganyar Iptu Ngadirin dan Kanit Turjagwali Iptu Danang Setiawan melalui apel kesiapan di Mapolsek Kebakkramat. Apel tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur penindakan berjalan secara profesional, humanis, dan tanpa kekerasan. “Polres Karanganyar berkomitmen, kegiatan operasi seperti ini akan terus digelar secara berkala demi menjaga kondusivitas jalan raya. Masyarakat jangan ragu untuk melaporkan segala bentuk pelanggaran lalu lintas dan potensi balap liar di lingkungannya,” pungkas AKP Razes.