BANJARNEGARA, NETRALNEWS.COM - Sulitnya para investor masuk ke Kabupaten Banjarnegara, akan menjadi salah satu prioritas utama Aliansi Wargo Hutomo yang akan dibahas bersama Pemerintah Daerah untuk mencari solusi demi kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua Umum Kurnia Dwi kepada wartawan usai kegiatan Deklarasi dan pengukuhan di alun-alun bersama ribuan anggota berbagai Ormas, LSM hingga aktivisme. Sulitnya investor masuk ke Kabupaten Banjarnegara selama ini memang menjadi teka-teki selama ini, apakah memang keterbatasan wilayah yang selama ini diketahui memiliki rawan bencana geografis dan infrastruktur industri yang belum siap ataukah terkendala permasalahan lainnya seperti perizinan atau permasalahan lainnya. “Kemarin saat Raker sudah kita bahas, nanti Aliansi Wargo Hutomo akan mengadakan audensi dengan Pemerintah Daerah, Dinas terkait untuk bisa menyelesaikan permalasahan yang sudah lama ini belum terselesaikan,” tegas Ketua Umum Aliansi Wargo Hutomo Kurnia Dwi, Sabtu, (11/7/2026). Masih kata Dwi, “Permasalahan sulitnya investor masuk ke Kabupaten Banjarnegara yang aslinya sudah lama berlarut-larut, makanya dengan hadirnya Aliansi Wargo Hutomo bisa memberikan sumbangsih pemikiran dan sinergi dengan Pemerintah Daerah agar investor bisa masuk ke Banjarnegara bisa nyaman, sehingga pengangguran bisa berkurang,” tambahnya. Ditanya terkait program jangka pendek, Dwi yang sekaligus Ketua MPC Pemuda Pancasila Banjarnegara menyatakan, akan segera diadakannya Rapat Kerja Aliansi membahas apa yang harus dibahas. “Setelah ini kita akan segera mengadakan Rapat Kerja Aliansi, dengan pembahasan program jangka pendek, mencegah dan panjang, jadi tidak usah lama-lama, karena ini melibatkan kepentingan seluruh anggota dan masyarakat pada umumnya,” beber Dwi. Dari awal lahirnya Wargo Hutomo Banjarnegara yang berhasil merangkul seluruh Ormas hingga Aktivis memang mempunyai program dengan visi dan misi terstruktur secara sistematis untuk ikut memajukan Daerah, banyaknya permasalahan seperti kemiskinan, kemiskinan hingga kurangnya perhatian kepada masyarakat, menjadikan Aliansi terbesar di kota tersebut menjadi harapan untuk mampu menampung aspirasi, sehingga kemajuan dan kesejahteraan bisa meningkat.