JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anda suka wisata kuliner? Sebaiknya Anda mencermati terkait tempat atau rumah makan yang bisa membahayakan jiwa Anda yakni rumah makan yang memelihara jin penglaris. Sebab, bisa saja justru Anda malah menjadi korban atau tumbalnya. Anda percaya atau boleh pula tak percaya. Namun ada baiknya mengetahui pendapat publik tentang ciri-ciri rumah makan pemelihara jin. Setidaknya tahu. Selebihnya terserah Anda menyikapinya. Mengenai jin penglaris, beberapa waktu silam pernah diungkap panjang lebar oleh Ustaz Khalid Basalamah melalui beberapa kanal YouTube. Dalam tayangan kanal YouTube Muslim NET Video Ustaz Basalamah mengungkap tentang ciri-ciri warung makan yang memakai pesugihan dan jin penglaris. Video tersebut diunggah 20 November 2019 silam. Menurut Ustaz Basalamah, ciri-ciri warung memelihara jin antara lain: 1. Ada Ruangan Terlarang Pemilik warung akan menyediakan ruangan khusus yang tidak boleh dibuka atau dimasuki siapa pun. Tempat itu adalah tempat jin untuk tinggal. Atau pula, sebagai tempat bagi pemilik warung, rumah makan, atau restoran untuk melakukan ritual jampi-jampi. Biasanya, ruangan khusus tersebut diletakan tersembunyi agar tidak menimbulkan kecurigaan. 2. Lezat jika Dinikmati di Rumah Makan Jika makanan yang Anda beli ternyata tidak enak saat dimakan dirumah tetapi sangat lezat jika dimakan di lokasi rumah makan, maka waspadalah. Ini adalah salah satu cirinya. Jin penglaris akan selalu menjaga tempat usaha tuannya, juga soal rasa. Ada pun jin penglaris membuat makanan-makanan menjadi menggoda selera. Namun rasanya yang enak itu sebenarnya imajiner. Biasanya, ketika dimakan di rumah makan tersebut sangat enak, namun ketika dibungkus lalu dimakan di rumah rasanya sangat biasa, tidak enak, dan cepat basi. 3. Berubah Tidak Lezat usai Membacakan Doa Ciri berikutnya adalah makanan menjadi tak lezat setelah dibacakan doa sebelum makan. Misalnya Anda saat tiba lupa baca doa, langsung mencicipi makanan yang dipesan. Mulanya enak sekali. Tetapi Anda kemudian membacakan doa sebelum makan. Tiba-tiba makanan berubah menjadi tak lezat. Ini juga pertanda. 4. Kebanyakan Pembeli dari Luar Daerah Watga sekitar rumah makan merasa tak ada yang spesial dengan rumah makan tersebut namun ternyata selalu ramai didatangi oleh konsumen dari luar daerah. Ini juga salah satu ciri berikutnya. 5. Pengunjung Tak Merasa Jijik meski Motor, Lokasi rumah makan jelas-jelas jorok dan kotor. Misalnya di lokasi pencucian perabot jorok, namun pengunjung seolah tak merasakan jijik dan tetap menganggap semuanya serba baik dan makanannya lezat. Ini adalah ciri berikutnya yang perlu Anda wasdapai. Sebab, jin penglaris sedang memperdaya Anda. Ada baiknya Anda mengetahui sebelum Anda justru menjadi korban atau tumbalnya. Korban tidak berarti akan dimangsa jin yang dipelihara rumah makan. Namun setidaknya Anda tidak menjadi kosumen yang “dipelihara” oleh jin penglaris tersebut. Ketika Anda tidak menyadarinya, maka dengan sendirinya, Anda diperdaya oleh jin dan pemilik rumah tersebut. Cuan Anda akan terus mengucur ke rumah makan itu. Mengenai cara mengusir bahkan membunuh jin penglaris, Ustaz Basalamah juga pernah menyampaikan jurus-jurus yang bisa Anda gunakan. Hanya saja, dalam pemaparan Ustaz Basalamah, yang dipaparkan adalah jurus khusus bagi umat Muslim. Menurut Ustaz Khalid Basalamah, jin bisa dibunuh. Pernyataannya disampaikan dalam Channel YouTube Medina Dakwah, berjudul “Kisah Nyata Pengalaman Ustadz Khalid Basalamah MEMBUNUH Jin Penunggu Rumah Makan,” diunggah 11 November 2020. Ustadz Khalid Basalamah menyebutkan, dirinya pernah membunuh jin yang mengganggu rumah makan miliknya di Kalibata Jakarta. “Waktu itu masuk ke restoran saya, lalu baca surat Al Falaq dan An-Nas, niat untuk melakukan rukyah restoran saya. Lalu saya berdoa kepada Allah SWT, jika di ruangan ini ada sihir, ada setan, musnahkan semua,” ujar Ustadz Khalid Basalamah. Kemudian, menurut Ustadz Khalid Basalamah, salah seorang pembantunya yang perempuan tiba-tiba kesurupan di restoran. Kemudian ditanya, “Kamu kenapa? Kamu siapa?”. Melalui pembantu perempuan tersebut bersuara laki-laki, kemudian ada makhluk berkata, “Kamu membunuh istri dan anak saya,”. Kemudian, kata Ustadz Khalid Basalamah, suara laki-laki dari pembantunya yang perempuan itu mengatakan, bahwa istri dan anaknya mati ketika dibacakan surat Al Falaq dan An-Nas.