NETRALNEWS.COM - Kebutuhan terhadap kecerdasan buatan (AI) tidak hanya meningkatkan penggunaan pusat data, tetapi juga ikut memengaruhi pasar komponen elektronik. RAM atau DRAM dan NAND Flash yang digunakan dalam berbagai perangkat penyimpanan mengalami tekanan harga ketika permintaan dari infrastruktur AI dan pusat data terus bertambah. Kondisi tersebut membuat biaya komponen menjadi lebih tinggi dan dapat memengaruhi harga perangkat elektronik yang digunakan masyarakat sehari-hari, termasuk laptop, HP, dan komputer. Permintaan Memori Meningkat Perkembangan AI membutuhkan pusat data dengan kemampuan komputasi, memori, dan penyimpanan dalam jumlah besar. Server yang menjalankan berbagai aplikasi AI membutuhkan DRAM berkapasitas tinggi serta media penyimpanan berbasis NAND Flash. Menurut TrendForce, meningkatnya pembangunan infrastruktur AI membuat kapasitas produksi memori lebih banyak dialokasikan untuk kebutuhan server dan produk berkinerja tinggi. Perubahan tersebut turut memperketat pasokan yang tersedia untuk komputer dan perangkat elektronik konsumen. Tekanan harga sudah terlihat sejak awal 2026. TrendForce memperkirakan harga kontrak DRAM konvensional pada kuartal pertama 2026 meningkat 90–95 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Pada periode yang sama, harga NAND Flash diperkirakan meningkat 55–60 persen, sedangkan harga enterprise SSD diproyeksikan naik 53–58 persen. Data tersebut menunjukkan bahwa tekanan harga tidak hanya terjadi pada RAM, tetapi juga pada komponen penyimpanan yang digunakan dalam SSD. TrendForce menjelaskan bahwa meningkatnya permintaan dari AI dan pusat data menjadi salah satu faktor yang memperlebar ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan memori. Penyedia layanan komputasi awan juga meningkatkan pengadaan untuk kebutuhan server sehingga persaingan mendapatkan kapasitas produksi menjadi lebih tinggi. Di sisi lain, kapasitas produksi memori tidak dapat ditambah dalam waktu singkat karena membutuhkan investasi besar serta proses pengembangan fasilitas dan produksi yang panjang. SSD Ikut Mengalami Tekanan Tekanan harga juga terjadi pada pasar NAND Flash yang menjadi dasar berbagai perangkat penyimpanan, termasuk SSD. Menurut TrendForce, permintaan terhadap enterprise SSD terus didorong oleh pembangunan pusat data dan penggunaan AI. Pada kuartal kedua 2026, harga kontrak NAND Flash diperkirakan meningkat 70–75 persen secara kuartalan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan penyimpanan dalam infrastruktur AI turut memberikan tekanan terhadap pasar memori secara keseluruhan. Memasuki kuartal ketiga 2026, TrendForce memperkirakan harga DRAM konvensional meningkat 13–18 persen secara kuartalan dan NAND Flash naik 10–15 persen. TrendForce juga menyebut harga notebook ritel berpotensi meningkat karena komponen dengan biaya lebih tinggi mulai masuk ke persediaan perangkat. Pada pasar HP, tingginya biaya LPDRAM juga memberikan tekanan kepada produsen sehingga penyesuaian harga atau konfigurasi perangkat dapat menjadi salah satu pilihan. Namun, kenaikan harga komponen tidak berarti seluruh laptop atau HP akan mengalami kenaikan harga dengan persentase yang sama. Harga perangkat akhir juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti prosesor, layar, baterai, kamera, biaya produksi, distribusi, nilai tukar, serta strategi harga. Ketika RAM, SSD, dan komponen memori lainnya menjadi lebih mahal, produsen dapat memilih untuk menaikkan harga jual, menyesuaikan kapasitas penyimpanan atau memori, maupun menanggung sebagian kenaikan biaya produksi. Harga Perangkat Ikut Terpengaruh Dampak kenaikan biaya komponen mulai terlihat pada pasar perangkat elektronik. Reuters pada Juni 2026 melaporkan adanya kenaikan harga sejumlah perangkat komputer dan tablet setelah biaya memori dan penyimpanan meningkat. Laporan tersebut juga mengutip data TrendForce yang menunjukkan harga DRAM meningkat hingga 98 persen pada kuartal pertama 2026 dan masih menghadapi tekanan kenaikan pada periode berikutnya. Kondisi tersebut menunjukkan hubungan antara pasar komponen dan harga perangkat konsumen. RAM dan media penyimpanan merupakan bagian dari biaya produksi perangkat sehingga perubahan harga keduanya dapat memberikan tekanan terhadap harga akhir. Meski demikian, besarnya pengaruh tidak selalu sama karena produsen memiliki strategi berbeda dalam menghadapi perubahan biaya dan kondisi permintaan konsumen. TrendForce pada September 2026 masih mencatat tekanan pada pasar memori. Harga kontrak DRAM konvensional diproyeksikan meningkat 10–15 persen pada kuartal keempat 2026, sedangkan NAND Flash diperkirakan naik 15–20 persen secara kuartalan. TrendForce juga mencatat permintaan enterprise SSD diperkirakan tumbuh lebih dari 80 persen sepanjang 2026 karena perluasan infrastruktur AI. Kondisi tersebut membuat sebagian besar tambahan pasokan SSD telah dialokasikan sehingga ketersediaan di pasar terbuka menjadi lebih terbatas. Dampak Perkembangan AI Meningkatnya kebutuhan infrastruktur AI menjadi salah satu faktor yang membuat permintaan memori terus bertambah. Reuters pada September 2026 melaporkan bahwa pertumbuhan pusat data AI meningkatkan kebutuhan terhadap memori berkecepatan tinggi dan memperketat kondisi pasokan. Penggunaan High Bandwidth Memory (HBM) untuk sistem AI juga berkaitan dengan kapasitas produksi DRAM. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa dampak AI tidak hanya berkaitan dengan layanan digital yang digunakan masyarakat. Peningkatan kebutuhan komputasi juga memengaruhi rantai pasok komponen yang digunakan dalam perangkat sehari-hari. Ketika kapasitas produksi memori semakin banyak diarahkan untuk server dan pusat data, pasar laptop, HP, komputer, serta perangkat elektronik lainnya harus menghadapi biaya komponen yang lebih tinggi. Pada akhirnya, kenaikan harga RAM, SSD, dan komponen memori lainnya dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga perangkat elektronik. Data TrendForce sepanjang 2026 menunjukkan bahwa tekanan pada pasar memori masih berlangsung, sementara permintaan dari infrastruktur AI menjadi salah satu pendorong utama. Bagi konsumen, kondisi tersebut dapat membuat harga perangkat menjadi lebih tinggi atau mendorong penyesuaian kapasitas RAM dan penyimpanan. Besarnya dampak tetap bergantung pada perkembangan pasokan, permintaan, biaya komponen lain, serta strategi produsen dalam menghadapi perubahan pasar.