JAKARTA, NETRALNEWS.COM- Pada musim 2000, Ferrari telah mengalami penantian panjang untuk meraih gelar juara dunia pembalap. Terakhir kali mereka memenangkan gelar tersebut adalah pada tahun 1979 bersama Jody Scheckter. Schumacher, yang telah menunjukkan potensinya sejak debutnya pada tahun 1991 dan memenangkan dua gelar bersama Benetton pada tahun 1994 dan 1995, bergabung dengan Ferrari pada tahun 1996 dengan misi mengembalikan kejayaan tim Italia tersebut. Musim dimulai dengan gemilang di Grand Prix Australia, di mana Schumacher memenangkan balapan pertama. Kemenangan ini diikuti oleh kemenangan di Brazil dan San Marino, yang menunjukkan bahwa Ferrari dan Schumacher telah memulai musim dengan sangat kuat. Namun, musim ini tidak berjalan mulus tanpa tantangan. Tim McLaren, dengan pembalap Mika Häkkinen yang merupakan juara bertahan dua kali (1998 dan 1999), memberikan perlawanan sengit. Schumacher mengalami beberapa kemunduran, termasuk kecelakaan di Grand Prix Jerman yang membuatnya harus mundur dari balapan tersebut. Namun, Schumacher dan tim Ferrari tidak menyerah. Mereka terus bekerja keras untuk meningkatkan performa mobil dan strategi balapan mereka. Pada titik krusial musim ini, Schumacher menunjukkan kelasnya di balapan Eropa dan Kanada, menambahkan poin penting untuk kejuaraan. Di Grand Prix Italia di Monza, Schumacher meraih kemenangan yang sangat emosional, menyamai rekor kemenangan Ayrton Senna dengan 41 kemenangan. Air mata terlihat di wajah Schumacher saat konferensi pers, menandakan betapa pentingnya momen tersebut baginya. Puncak perjalanan Schumacher menuju gelar juara dunia terjadi di Grand Prix Jepang di Suzuka, balapan kedua terakhir musim ini. Schumacher memulai balapan dari posisi terdepan dan terlibat dalam duel sengit dengan Häkkinen. Dalam balapan yang sangat kompetitif, Schumacher berhasil menahan tekanan dan melintasi garis finish pertama, mengamankan gelar juara dunia pertamanya bersama Ferrari dan yang ketiga dalam kariernya. Gelar ini juga menandai era dominasi Schumacher dan Ferrari di Formula 1, yang berlanjut hingga pertengahan 2000-an.