JAKARTA,NETRALNEWS.COM - Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas meminta Presiden Prabowo Subianto merombak pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menilai langkah itu perlu untuk memperbaiki kinerja lembaga. “Presiden harus mencopot Dadan Hindayana dan kawan-kawan karena dinilai gagal menjalankan amanah,” kata Fernando, Kamis (23/4). Fernando menyoroti berbagai persoalan di BGN, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia juga mengkritik penggunaan anggaran yang dinilai tidak tepat sasaran. Menurutnya, polemik anggaran yang ramai dibahas publik tidak cukup dijelaskan secara singkat. Ia meminta ada penjelasan lebih transparan. Fernando menyebut beberapa contoh pengeluaran yang menjadi sorotan, seperti pengadaan motor listrik yang disebut mencapai Rp 1,2 triliun, sewa EO Rp 113 miliar, pembelian kaus kaki Rp 6,9 miliar, hingga pengadaan semir dan sikat semir sekitar Rp 1,5 miliar. “Ini perlu dijelaskan secara terbuka,” ujarnya. Ia menilai anggaran tersebut seharusnya difokuskan untuk meningkatkan gizi anak sebagai sasaran utama program. Fernando juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap pimpinan BGN agar program pemerintah berjalan optimal. “Penempatan pejabat harus selektif, apalagi ini program unggulan,” katanya. Ia berharap langkah tegas pemerintah bisa memperbaiki kinerja lembaga sekaligus menjaga kepercayaan publik.