JAKARTA - Pulung Gantung Pati Ngendat menceritakan kisah Ryan, seorang pemuda yang harus kembali ke kampung halamannya di Gunungkidul, Yogyakarta, setelah menerima kabar duka tentang kematian ayahnya.Ryan kembali dengan ditemani beberapa temannya, tetapi perjalanan tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Mereka terjebak dalam situasi penuh teror ketika menyadari bahwa desa asal Ryan ternyata telah diliputi kutukan mengerikan bernama Pulung Gantung, yang mengancam keselamatan mereka. Kutukan Pulung Gantung diyakini sebagai fenomena mistis berupa cahaya merah kebiru-biruan yang jatuh dari langit dan menimpa atap rumah. Menurut mitos, cahaya ini menjadi pertanda bahwa penghuni rumah tersebut akan melakukan aksi bunuh diri. Mitos ini sudah lama berkembang di Gunungkidul, wilayah yang dikenal memiliki angka bunuh diri cukup tinggi. Kepercayaan lokal mengaitkan fenomena Pulung Gantung dengan kasus-kasus bunuh diri yang terjadi. Namun, di balik mitos tersebut, banyak faktor kompleks yang sebenarnya berperan dalam kasus bunuh diri, seperti tekanan mental, masalah ekonomi, dan konflik keluarga. Sayangnya, kepercayaan terhadap mitos ini sering kali memperkuat stigma dan menghambat pemahaman mendalam tentang kesehatan mental. Film ini disutradarai oleh Chiska Doppert, yang menghadirkan elemen budaya lokal dan mitos sebagai elemen utama cerita. Andrew Barrett berperan sebagai Ryan, didampingi Nadia Bulan Sofya sebagai Alana, serta Michael Russell, Annisa Aurelia, dan aktor lainnya. Melalui sinematografi yang mencekam dan narasi penuh ketegangan, Pulung Gantung Pati Ngendat tidak hanya menyajikan hiburan horor, tetapi juga mengajak penonton untuk memahami realitas sosial di balik mitos tersebut. Film ini dijadwalkan tayang pada 6 Februari 2025. Film Pulung Gantung Pati Ngendat berhasil menyajikan horor yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga penuh misteri dengan sentuhan budaya lokal. Sutradara Chiska Doppert membawa penonton ke suasana mencekam Gunungkidul, tempat mitos Pulung Gantung berakar kuat. Sinematografinya digarap dengan apik, memanfaatkan lokasi-lokasi yang jarang terlihat di layar lebar, sehingga memberikan nuansa autentik sekaligus mistis. Plot film ini terasa rapi dengan alur yang penuh kejutan. Cerita berkembang dari tragedi keluarga Ryan menjadi pengungkapan rahasia kelam tentang asal-usul ritual Pulung Gantung yang selama ini tersembunyi. Twist demi twist yang disajikan sukses menjaga ketegangan hingga akhir, membuat penonton terus menebak-nebak apa yang sebenarnya terjadi di balik kutukan tersebut. Estetika visual yang dihadirkan memperkuat atmosfer horor tanpa terlihat berlebihan. Perpaduan pencahayaan redup, lanskap pedesaan Gunungkidul, serta penggunaan suara alam yang mencekam menciptakan pengalaman menonton yang sangat imersif. Andrew Barrett sebagai Ryan tampil meyakinkan, didukung oleh Nadia Bulan Sofya dan Michael Russell yang memberikan performa emosional yang kuat. Tak hanya sekadar film horor, Pulung Gantung Pati Ngendat menyentuh isu sosial terkait kepercayaan dan stigma di masyarakat. Ini bukan sekadar cerita menakutkan, tetapi juga refleksi mendalam tentang hubungan manusia dengan tradisi dan misteri alam yang sulit dijelaskan. Buat kamu pencinta film horor dengan cerita berlapis dan plot twist mengejutkan, film ini jelas wajib masuk daftar tontonan!