JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdul Hadi mengungkapkan pernyataan tegas kala soroti tragedi tabrakan bus Alas Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM). Menurut Abdul, peristiwa tersebut menambah daftar panjang kecelakaan moda transportasi yang belakangan terus berulang di berbagai daerah. Kondisi ini harus menjadi alarm serius bagi seluruh pemangku kebijakan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan transportasi nasional. “Kita tidak boleh terus menerus menjadikan kecelakaan sebagai rutinitas berita. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam tata kelola transportasi. Jangan sampai mobilitas tinggi dibayar dengan hilangnya nyawa rakyat,” tegas Abdul dilansir situs resmi DPR RI, Jumat (8/5). Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan transportasi, Abdul mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyebab kecelakaan, termasuk aspek kelayakan kendaraan, kondisi jalan, standar operasional perusahaan transportasi, hingga pengawasan terhadap jam kerja dan kondisi pengemudi. Selain itu, lanjut Abdul, diperlukan penguatan pengawasan terhadap armada angkutan umum dan kendaraan logistik yang beroperasi di jalur-jalur rawan kecelakaan, terutama pada perjalanan jarak jauh lintas provinsi. “Kecelakaan transportasi hampir selalu berulang dengan pola yang sama. Artinya ada persoalan sistemik yang harus segera dibenahi," terang sosok kelahiran Taliwang, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini. "Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama dan tidak dikalahkan oleh kelalaian maupun lemahnya pengawasan,” sambungnya. Selain itu, Abdul Hadi turut menyampaikan duka cita mendalam terhadap belasan korban jiwa buntut kecelakaan tragis antara Bus ALS dan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5) lalu. “Ini adalah musibah yang sangat memprihatinkan. Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban," kata Abdul. "Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” tambahnya. Abdul juga meminta agar seluruh korban luka mendapatkan penanganan medis maksimal dan hak-hak korban, termasuk santunan dan pendampingan keluarga, dapat dipenuhi dengan cepat dan layak. “Kita berharap tragedi ini menjadi momentum pembenahan serius sistem transportasi nasional agar lebih berorientasi pada keselamatan manusia,” tutup Abdul.