Netral English Netral Mandarin
14:53wib
Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal saat kegiatan pramuka susur sungai di Sungai Cileueur. Presiden Joko Widodo alias Jokowi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan moratorium penerbitan izin usaha baru untuk pinjaman online.
Usai Unggah Gank Mangkrak, Akun Tumbang Bangkit Lagi, Ade Armando Heran Demokrat Main Kotor?

Senin, 09-Agustus-2021 08:12

Ade Armando dan Denny Siregar
Foto : Kolase Netralnews
Ade Armando dan Denny Siregar
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dosen Universitas Indonesia mengaku bertanya-tanya masak Demokrat main kotor. 

“Masak sih mereka main kotor? Bagaimana caranya? Apa yang mereka lakukan?” kata Ade Armando.

Ia kemudian menduga mereka di belakang cyber terorist.

“Partai Demokrat bersorak karena aku twitter saya, Denny Siregar, Ferdinand Hutahean tumbangkan. Jadi kira2 kita paham kan siapa yang berada di belakang aksi cyber terrorist untuk membungkam suara kami?” lanjut Ade. 

Bahkan ia kemudian mengungah gambar bertuliskan "Gank Mangkrak Kalah Debat, Kalah Narasi, Kalah Kreatif, Kalah Jumlah, Main Kotor."

Hingga Senin pagi, 9 Agustus 2021, Ade Armando mengabarkan akunnya yang tumbang telah bangkit lagi.

“Sekadar mengabarkan, sejak tadi malam akun twitter saya sudah tidak lagi disuspend. Terimakasih buat semua yang sudah membantu menginformasikan pada twitter bahwa cuitan saya tidak memuat ujaran kebencian berdasarkan SARA dan hoax. Ever onward!” kata Ade Armando.

Sementara sebelumnya, Politisi Partai Demokrat, Taufik Rendusara menanggapi soal ditangguhkannya akun-akun Twitter para pegiat media sosial, seperti Denny Siregat, Ade Armando, Ferdinand Hutahaean, hingga Chusnul Chotimah.

Melalui akun Twitter @TRendusara, Taufik menyebut para pegiat media sosial itu sebagai “bani jahiliyah buzzeRp”.

Ia juga mengatakan bahwa ditangguhkannya akun para pegiat medsos itu ibaratnya setetes embun di tengah mati surinya demokrasi.

Baca Juga: Tanggapi Sindiran Ketua MPR pada Penolak PPKM, Panca: Geblek Masa...

“Ditutupnya serentak akun-akun bani jahiliyah buzzeRp yang selalu mengadu domba dengan diksi-diksi rasis guna memecah belah persatuan antar anak bangsa merupakan setetes embun di tengah mati surinya Demokrasi saat ini,” katanya pada Sabtu, 7 Agustus 2021.

Seperti diberitakan Terkini.id sebelumnya, akun-akun Twitter para pegiat medias sosial memang ditangguhkan dalam waktu berdekatan.

Ferdinand Hutahaean bahkan telah membuat beberapa akun baru, namun terus berujung ditangguhkan.

Menyusul itu, akun yang memiliki followers paling banyak di antara mereka, yakni Denny Siregar juga sudah tidak dapat diakses.

Sempat timbul tudingan bahwa Partai Demokratlah dalang di balik ditangguhkannya akun-akun tersebut.

Terkait hal ini, beberapa politisi Partai Demokrat, termasuk Taufik Rendusara telah memberikan respons.

Namun, ia tidak menyangkal ataupun mengakui secara tegas tudingan yang beredar tersebut.

“Jika memang para bani jahiliyah buzzeRp seperti Denny Siregar, Ade Armando, Ferdinand, dll merasa akunnya di take down kader-kader Demokrat. Whicis… Netizen udah boleh mengucapakan ‘Terimakasih Demokrat’ belum? Sekedar bertanya,” katanya pada Minggu, 8 Agustus 2021.

Deputi Badan Komunikasi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana juga sempat berkomentar melalui akun Twitternya.

“Akunnya disuspend marah-marah ke Demokrat, hahaha,” katanya melalu akun @panca66 pada Minggu, 8 Agustus 2021.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati